Cerita Keyza, Murid SMA Cikal Amri Setu, Atlet Berkuda Muda Peraih Puluhan Prestasi Nasional-Internasional

Pelajar SMA Cikal Amri Setu Raih Prestasi Berkuda Nasional dan Internasional


Durasi waktu baca : 3 menit



Jakarta, Sekolah Cikal Amri Setu. Di usianya yang sangat muda, Keyza, murid kelas 10 SMA Cikal Amri Setu, telah menorehkan sederet prestasi di dunia olahraga berkuda dari kejuaraan tingkat daerah hingga nasional. 



(Keyza, Murid SMA Cikal Amri Setu yang juga Atlet Berkuda Muda Peraih Puluhan Prestasi Nasional dan Internasional. Dok. Cikal)


Baru-baru ini pun, Keyza mengikuti kompetisi Aragon Merdeka Master, sebuah ajang berkuda yang merebutkan piala presiden. Di kejuaraan ini, Keyza meraih Juara 2 di 3 kategori perlombaan.


Apa alasan Keyza menyukai olahraga berkuda dan bagaimana caranya mengembangkan potensi diri menuju prestasi terbaiknya? simak selengkapnya di bawah ini.


Baca juga : Cerita Titis, Murid SMP Cikal Surabaya, Atlet Berkuda Muda yang Cetak Juara Nasional!




Meningkatkan Kepercayaan Diri Melalui Berkuda

Keyza bercerita bahwa ia mulai berkuda sejak duduk di kelas 5 SD, yang artinya Keyza berkuda di usia yang sangat muda, yaitu 10 tahun. Alasan mengapa Keyza berkuda dimulai dari kecintaannya pada kuda.


“Saya mulai berkuda pada usia 10 tahun. Saya suka sekali hewan dan suka berwisata kuda sejak usia 4 tahun, dan ingin lebih sering lagi bertemu dengan kuda. Olahraga berkuda juga membuat saya dapat berkomunikasi dengan hewan seperti sahabat.” jelasnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa dari olahraga berkuda Keyza dapat belajar pengembangan emosional diri yang lebih baik lagi, seperti kepercayaan diri.


“Dari berkuda, saya bisa lebih meningkatkan kepercayaan diri dan dapat percaya dengan partner. Dalam hal ini, yang menjadi partner saya adalah kuda.” lanjut Keyza.


Baca juga : Alisha, Murid SD Cikal Lebak Bulus, Raih 5 Medali Kejuaraan Gymnastic Nasional dan Internasional




Miliki Puluhan Prestasi Nasional dan Internasional di Olahraga Berkuda

Berkat konsistensi dan kegigihan Keyza berkuda sejak kecil, dari usia 10 tahun hingga saat ini, Keyza telah menorehkan puluhan prestasi dari tingkat daerah, nasional, hingga internasional.


“Melalui pengalaman mengikuti berbagai kejuaraan, saya belajar bahwa konsistensi dan kerja keras adalah kunci dalam setiap latihan. Dari sini, saya berharap dapat terus meningkatkan prestasi berkuda saya dan suatu hari menjadi atlet nasional yang mewakili Indonesia pada kompetisi internasional, khususnya di disiplin Dressage.” kata Keyza.


Baru-baru ini, Keyza mencetak prestasi baru di kompetisi Aragon Merdeka Master yang merupakan kompetisi nasional tahunan yang diadakan di The Hub Indonesia yang merebutkan Piala Presiden. Di sini, Keyza berkompetisi dengan lebih dari seribu peserta dari seluruh Indonesia untuk seluruh kelas Dressage (Tunggang Serasi) dan Jumping dan berhasil meraih juara 2. 


“Saya mengikuti Kelas Dressage dan Jumping Kategori Open dan meraih peringkat di tiga kategori, yaitu 70cm Open dan 75cm Open, serta Dressage Preliminary Open. Tentunya pencapaian ini membuat bangga, apalagi kompetisi Piala Presiden ini sangat kompetitif dan pesertanya lebih banyak dari tahun sebelumnya.” 


Untuk menjaga fokus dan ketenangan di arena pertandingan, Keyza biasanya akan memberi kudanya wortel dan bersholawat nabi agar tetap tenang,


“Sebelum mulai pertandingan, saya mengunjungi kuda dan berbicara dengannya dan memberi hadiah wortel. Di saat persiapan dan saat bertanding, saya hampir selalu bershalawat nabi agar meningkatkan ketenangan dan fokus.” jelas Keyza.


Baca Juga : Cerita Nayaka, Murid SD Cikal Serpong, Raih 2 Emas Kompetisi Tari Internasional 3 Negara




Berkomitmen dan Berimbang, Cerminan Kompetensi Diri Terbaik

Dalam memberikan penampilan terbaiknya, Keyza menerapkan beberapa hal penting yang menurutnya harus dimiliki saat bertanding di kompetisi, seperti konsisten latihan dan menerapkan kerjasama yang baik bersama kuda.


“Menurut saya, untuk dapat tampil baik, hal terpenting adalah konsistensi latihan dan rasa percaya antara saya dan kuda. Kami sudah berlatih bersama cukup lama, jadi saya bisa memahami karakter dan responnya, Sebab, kerjasama dengan kuda sangat berpengaruh, kalau hubungan kami tak seirama, hasilnya pasti berbeda.” ungkap Keyza.


Ia juga mengungkapkan, persiapan latihan menuju kompetisi ini membuatnya berlatih lebih sering dan diiringi latihan fisik serta asupan nutrisi yang cukup. Lalu, persiapan kompetisinya juga tak luput dari dukungan Sekolah Cikal, yang memberikan pendampingan agar tetap mengikuti pembelajaran.


“Sekolah Cikal sangat mendukung keterlibatan saya dalam olah raga berkuda, tidak hanya keleluasan waktu tetapi juga memberikan apresiasi dan perhatian untuk saya saat selesai bertanding, dan meskipun saya tidak mengikuti kegiatan sekolah saat bertanding, saya tetap diberikan tugas sekolah agar saya tetap bisa mengikuti pelajaran.” kata Keyza.


Konsistensi yang dijalankan oleh Keyza sebagai atlet mencerminkan ketangguhannya dalam memegang komitmen sebagai manusia. Selain itu, kemampuan Keyza dalam mengupayakan dirinya dapat menyeimbangkan minat, bakat, serta studi yang ia jalankan di Sekolah Cikal menjadi cerminan bahwa bintang Cikal pertama yakni Pelajar Merdeka dan bintang Cikal kedua yakni Pribadi Bijak dan Bahagia. 

Uniknya, ia mengungkapkan bahwa seiring waktu ia semakin ingin mengasah diri menjadi warga dunia yang berdaya di kehidupan.

“Saya merasa telah tumbuh menjadi pribadi yang bijak dan bahagia, memiliki fisik yang sehat, dan bermimpi ingin menjadi warga dunia yang berdaya dalam kehidupan saya ke depannya.” imbuhnya.(*)

Baca juga : Cerita Surga, Atlet Basket SMA Cikal Serpong, Raih Medali Emas Kejuaran Basket Tingkat Kota




Informasi Cikal Support Center

Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs 




Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber : Keyza, murid kelas 10 SMA Cikal Amri Setu

  • Editor : Salsabila Fitriana 

  • Penulis : Rahma Yulia 


I'M INTERESTED