Hangatnya Peresmian Sekolah Cikal Lebak Bulus Sebagai Salah Satu Sekolah Inklusi Berbasis Kompetensi Favorit di Jakarta Selatan

Durasi Waktu Baca : 6 Menit, 23 Detik




Jakarta, Sekolah Cikal Lebak Bulus.Mengubah paradigma pendidikan untuk tidak lagi berorientasi pada nilai dalam mengukur keberhasilan anak dan memusatkan pendidikan berpusat pada anak dengan segala potensi, minat dan bakatnya telah dibangun oleh Cikal pada tahun 1999. 


Dua puluh tiga tahun berlalu, komitmen Cikal sebagai sekolah berbasis kompetensi dan menerapkan pendekatan personalisasi pada setiap anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus tetap berlanjut dan semakin diperkuat dengan diresmikannya kampus baru Cikal, Sekolah Cikal Lebak Bulus pada (9/9). 


(Prosesi pemotongan pita peresmian kampus baru Sekolah Cikal Lebak Bulus sebagai salah satu kolaborator pendidikan di Jakarta Selatan. Dok. Cikal)


Peresmian yang berlangsung dengan khidmat dan hangat dihadiri oleh berbagai tamu undangan, baik itu dari jajaran direksi dan pembina Yayasan Cinta Keluarga, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Hj. Nahdiana M.Pd, Plt. Walikota Jakarta Selatan, Ali Murtado, S.Sos., M.Si, jajaran direksi berbagai badan usaha yang menjadi kolaborator dan pihak yang mendukung pembangunan Sekolah Cikal Lebak Bulus, antara lain: PT Inti Gria Perkasa, PT Han Awal & Partners, PT. Total Bangun Persada, Tbk, PT Prima Fortuna Indonesia, PT Mitraralenta Konsultindo, Intiland Group & South Quarter,  PT Emse Mitra Membangun, RS Mayapada Hospital Jakarta Selatan, PT Bank Jabar Banten Syariah, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), para pengawas tingkat pendidikan jenjang TK-SMA,Pejabat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta dan lain sebagainya. 



(Cuplikan Momen Peresmian dari Sekolah Cikal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dihadiri oleh para tamu undangan, dan diramaikan dengan Seni Tari HipHop dari Murid SD Cikal Lebak Bulus. Doc. Cikal)





“SEKOLAH CIKAL LEBAK BULUS BUKAN SEKADAR BANGUNAN, MELAINKAN RUANG MEMBANGUN JARINGAN KOLABORASI SATUAN PENDIDIKAN SEKITAR”
NAJELAA SHIHAB, PENDIRI CIKAL





Baca juga : Menerapkan Pendekatan Personalisasi, Sekolah Cikal Bebaskan Murid Mendesain Model Seragam Batik Sampai Mewarnai Rambut!



SEKOLAH CIKAL LEBAK BULUS RESMI MENJADI KOLABORATOR PENDIDIKAN DI JAKARTA SELATAN


Sebagai pendiri dan juga pembina Yayasan Cinta Keluarga, Najelaa Shihab menyampaikan dalam sesi sambutan pembuka peresmian Sekolah Cikal Lebak Bulus bahwa momen peresmian ini menjadi sebuah ungkapan syukur secara resmi dan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan atas proses pendirian kampus baru Cikal.


“Momen ini menjadi waktu tepat untuk ungkapan syukur dan terima kasih atas segala dukungan dari Ibu dan Bapak semua yang telah memberikan dukungan hingga pada akhirnya Sekolah Cikal bisa beroperasi di kampus kami yang baru. Kampus ini bukan kampus pertama Cikal. Namun, pengalaman pembangunan kampus ini menjadi pengalaman pertama dan pelajaran berharga bagi kami semua di Yayasan Cinta Keluarga” ucapnya. 



(Pemotongan Tumpeng sebagai bagian dari prosesi peresmian Sekolah Cikal Lebak Bulus pada (9/9). Dok. Cikal)


Sebagai Plt. Walikota Jakarta Selatan, Ali Murtado, S.Sos., M.Si, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas momen penuh syukur atas peresmian Sekolah Cikal Lebak Bulus menjadi salah satu kolaborator pendidikan di kota Jakarta Selatan. 


“Saya melihat Bu Najelaa Shihab telah membentuk sekolah yang visioner, sudah memikirikan 20 tahun ke depan, konsep dan hasilnya. Saya yakin sekolah Cikal Lebak Bulus  ini punya basis kompetensi yang sangat kuat, harapannya terletak pada pengembangan kemampuan pada akademik, potensi diri dan karakter diri. Biarkan matahari terbit di timur tenggelam di barat, namun Cikal sudah mulai jadi kolaborator pendidikan di Jakarta selatan.” ucapnya. 


Baca juga : Orang Tua, Simak Perbedaan Sekolah Inklusi, Sekolah Reguler, dan Sekolah Luar Biasa serta Kelebihannya Masing-Masing!


SEKOLAH CIKAL LEBAK BULUS BUKAN SEKADAR BANGUNAN, MELAINKAN RUANG MEMBANGUN JARINGAN KOLABORASI SATUAN PENDIDIKAN SEKITAR


Najelaa dalam untaian kata sambutannya juga menyampaikan bahwa berdirinya Sekolah Cikal Lebak Bulus tidak hanya sebatas sarana prasarana sekolah melainkan membangun sebuah jaringan interaksi ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan akomodatif dengan adanya banyak ruang terbuka bagi anak-anak yang merasakan proses pembelajaran yang bermakna. 


“Kalau bicara wabah, semua dari kita merasakan pengalaman baru dan hal yang tak terbayangkan sebelumnya.  Nah di masa pandemi, Cikal yang walaupun sudah 20 tahun berjalan, memutuskan membangun kampus baru gedung ini, dengan pembelajaran yang berbeda di tahun sebelumnya. Semua proses adaptasi, dan imajinasi, kalo 20 tahun sebelumnya begini, 20 tahun mendatang di gedung ini, bentuk proses pembelajaran seperti apa yang akan kami selelenggarakan, dan yang kami butuhkan tempat belajar, dan rumah kedua bagi murid-murid Cikal. Banyak ruang terbuka, bukan hanya 1 rombongan belajar saja, tapi dibagi berbagai tingkatan, ada banyak tempat interaksi, kelompok kecil dan bahkan individual.” ceritanya. 


Ia juga menekankan bahwa harapannya Sekolah Cikal Lebak Bulus akan membangun jaringan interaksi yang lebih luas lagi untuk semakin memberikan dampak, manfaat, praktik baik dan pemberdayaan pendidikan yang bermakna bagi sesam.


“Buat Cikal hal-hal baru ini itu jauh lebih penting dibandingkan gedung, sarana prasarana, kami merasa pendidikan itu tidak pernah hanya hanya sekadar ruangan tapi tentang jaringan interaksi terjalin di komunitas sekolah. Kami sangat yakin, bicara jaringan pendidikan, itu kita tidak sedang memberikan ke murid saja, guru cikal dan ortu cikal. Tapi selalu  berusaha membangun jaringan kolaborasi dengan satuan pendidikan sekitar, komunitas guru yang ada, dengan pemeerintah (sebagai pemangku kepentingan), dengan bapak ibu di sektor dunia usaha, semangat itu akan kami teruskan dan lanjutkan dan makin kuat dengan komitmennya dengan peresmian gedung ini. Mudah-mudahanan kontribusi yang diberikan kepada kami akan menjadi bentuk kolaborasi yang lebih berdampak dan manfaat kepada anak-anak dan jadi contoh praktik baik untuk berbagai sekolah dan madrasah di seluruh penjuru negeri ini.” harapnya. 


Saksikan video timelapse pembangunan Sekolah Cikal Lebak Bulus melalui link berikut ini:



SEKOLAH CIKAL LEBAK BULUS  HADIRKAN EKOSISTEM PENDIDIKAN YANG HANGAT SEBAGAI SEKOLAH INKLUSI 


Dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Hj. Nahdiana M.Pd, ia menuturkan apresiasi terhadap Cikal yang telah tumbuh dan hadir sebagai Sekolah yang turut memberikan insight luar biasa akan pengembangan pendidikan di Jakarta. 


“Saya mengapresiasi dan turut memberikan restu atas Cikal yang bagi kami insight-nya luar biasa. Di Jakarta ini culture-nya spesifik. Kalau kita ga mau terus belajar, maka kita akan terus tertinggal. Sukses terus dan setuju dengan apa yang disampaikan Ibu Najelaa, dalam pendidikan ini yang challenging adalah mengisi bangunan yang berubah paradigmanya. Bukan hanya isi gedung, tetapi bagaimana membersamai gedung yang berubah dengan paradigma yang berubah. Kami dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta tentu akan terus belajar dan berbenah,  dan kami berharap  Cikal dapat menjadi rekan teman kami untuk memperbaiki dan memberikan insight bagi pendidikan di kota DKI Jakarta.” ucapnya. 


Selain sesi sambutan, ada pula sesi pemotongan pita yang dilakukan oleh jajaran direksi Yayasan Cinta Keluarga bersama dengan Plt. Walikota Jakarta Selatan, Ali Murtado, S.Sos., M.Si, pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Rahma Paramita, M.Psi, Psikolog, selaku Head of Operation Yayasan Cinta Keluarga,  dan Tari Sandjojo, Head of School Cikal kepada dua Kepala Sekolah jenjang TK-SD, Windy Hastasasi dan SMP-SMA Cikal Lebak Bulus, Ranny Iranasari, penampilan seni tari Hiphop dari perwakilan murid SD Cikal Lebak Bulus dan ditutup dengan pembacaan doa oleh Program Manager Agama Sekolah Cikal Lebak Bulus, Mirwan Abdul Aziz. 


Di akhir acara, Tari Sandjojo menutup dengan menyatakan ungkapan terima kasih dan apresiasi atas sesi yang merepresentasikan kehangatan dari Cikal sendiri di sesi peresmian yang berlangsung selama satu jam tersebut. Ia menyatakan harapan dan komitmen menciptakan ekosistem, lingkungan pendidikan yang akan selalu menjadi pioneer, praktik baik, dan menjadi rumah kedua, tempat tumbuh bersama bagi seluruh anggota komunitas Cikal. 


“Kehangatan sesi hari ini menjadi harapan kita semua agar proses belajar di Sekolah Cikal lebak bulus tanpa tekanan penuh, memantik kepercayaan diri setiap murid dan murid pun akan tetap merasa Cikal rumah kedua, dan tentunya juga tidak hanya anak-anak kami juga ingin menjadi rumah tumbuh bersama bagi keluarga dan staff. Kami berterima kasih kepada siapapun, proses banyak sekali cerita, beri kami semangat baru, sekolah Cikal lebak bulus menjadi panutan, dan tempat tumbuh bersama bagi anggota komunitas.” tutup Tari.(*)


Baca juga : Seru dan Penuh Suka Cita, Seperti ini Potret Minggu Pertama Tahun Ajaran Baru di Sekolah Cikal, Rumah Main Cikal dan Pendidikan Inklusi Cikal!





Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal bagi anak berkebutuhan khusus melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs (tim Customer Service Cikal)




Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Editor : Layla Ali Umar 

  • Penulis : Salsabila Fitriana

I'M INTERESTED