Potret Kegiatan PTMT Anak Prasekolah di Rumah Main Cikal : Hadirkan Sesi Kelas Seru dengan Protokol Jitu!

Jakarta, Rumah Main Cikal. Kegiatan Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTMT) telah diselenggarakan dengan protokol yang ketat oleh banyak PAUD di Indonesia sebagai rangka pemenuhan kebutuhan belajar anak usia dini. 

Sebagai sekolah yang juga telah menjalankan PTMT, Rumah Main Cikal menerapkan 4 kegiatan menarik dan menyenangkan bagi anak-anak prasekolah usia 1-4 tahun dengan protokol ketat.

(Kegiatan Salam-Salam PTMT Rumah Main Cikal. Dok. Rumah Main Cikal)

Empat Sesi Kelas PTMT Rumah Main Cikal

Sebagai kepala Rumah Main Cikal, Irene Puti Damayanti menyatakan bahwa orientasi utama PTMT Rumah Main Cikal adalah memenuhi kebutuhan belajar dan berinteraksi anak dengan teman sebaya dan guru secara langsung sebagai bagian dari tahapan fase tumbuh kembang anak. 

Oleh karena itu, dalam kegiatan belajarnya, terdapat sesi-sesi kelas yang akan diikuti oleh anak-anak dan masing-masing memiliki kegiatan yang berbeda. Sesi tersebut antara lain,

  1. Pilih-Pilih 

Di kegiatan ini anak-anak usia dini bersama pendamping mempersiapkan diri sebelum kelas dimulai dengan beberapa opsi kegiatan, antara lain, membaca buku cerita, bermain atau menggambar. 

(Kegiatan pilih-pilih anak usia dini mengasah kepercayaan diri anak untuk memilih sesuai minatnya. Dok. Rumah Main Cikal)

“Kegiatan ini dapat dilakukan dengan meja kursi atau matras yang sudah diatur berjarak dan masing-masing memiliki satu kotak yang berisi buku bacaan, mainan, alat tulis, kertas, material belajar hari itu yang dapat dipilih.” ucap Puti. 


  1. Salam-Salam  

Sebelumnya memulai kelas, guru akan mengajak anak untuk membereskan mainan atau buku yang telah dipilih ke dalam kotak. Lalu, anak-anak pun bersiap untuk berdoa terlebih dahulu sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. 

“Setelah kegiatan berdoa, guru akan melanjutkan dengan kegiatan absen dan gerak-gerak dengan menggunakan lagu sebagai pemanasan untuk masuk ke kegiatan selanjutnya.” tuturnya.


  1. Kumpul-Kumpul  

Di kegiatan ketiga ini, anak-anak usia dini dan guru berkegiatan bersama, kegiatan yang dapat dilakukan di sesi ini bisa dalam bentuk olahraga, permainan, eksperimen ataupun kegiatan pra membaca-pra menulis. 

“Tentunya jenis kegiatan yang dilakukan akan disesuaikan pada jenjang usia dan fase tumbuh kembangnya, baik kelas adik-adik (usia 1-2 tahun), kakak-kakak (2-3 tahun), dan pre-kindie (3-4 tahun).” tambahnya. 


  1. Cerita-Cerita dan Lapor-Lapor 

Sesi ini merupakan sesi refleksi bersama antara anak-anak usia dini dan guru. Guru akan bertanya kepada anak satu per satu mengenai perasaannya dan kegiatan apa yang disenangi anak hari itu. Dilanjutkan dengan gerak dan lagu lalu ditutup dengan doa sebelum pulang.


Protokol Kesehatan PTMT Rumah Main Cikal 

Puti menjelaskan bahwa PTMT di Rumah Main Cikal Jakarta, Serpong, Bandung hingga Surabaya tentunya telah mempertimbangkan kondisi serta menerapkan prosedur dan protokol kesehatan ketat, serta memperoleh pengawasan juga pendampingan Dinas Kesehatan, dan Tim SATGAS Covid Cikal. 

(Menjaga jarak, dan menggunakan masker di kegiatan PTMT Rumah Main Cikal. Dok. Rumah Main Cikal)

“Terkait alur dan protokol kesehatan PTMT Rumah Main Cikal, kami memiliki 5 tahapan atau alur yang dilakukan, dan tentunya ada pula pengawasan dari Dinas Kesehatan dan Tim Satgas Cikal. Protokol Orang tua atau pendamping dan guru juga kami terapkan dengan baik, antara lain sudah melakukan 2 kali vaksin, melakukan tes antigen mendekati sesi PTMT, menggunakan masker dan menjaga jarak saat sesi berlangsung. Tambahan, guru juga berusaha untuk menghindari bersentuhan dengan anak.” jelas Puti. 

Kegiatan PTMT Rumah Main Cikal di seluruh lokasi, baik Jakarta, Serpong, Bandung, dan Surabaya dilakukan satu bulan sekali dengan durasi waktu 60 menit, yang terdiri dari 40 menit kegiatan belajar dan 20 menit untuk anak-anak mempersiapkan diri sebelum kelas dimulai dan setelah kelas usai. (*)

I'M INTERESTED