Rumah Main Cikal Ajarkan Pola Sebab Akibat Melalui Dongeng

Jakarta, Rumah Main Cikal. Menjadi orang tua di tengah pandemi merupakan sebuah tantangan, tak hanya bagi orang tua saja, melainkan juga anak-anak usia dini.  Selain bekerja dari rumah, orang tua harus pandai menyiasati kegiatan yang tak hanya menyenangkan tapi juga bermakna bagi si kecil.

Sebagai sekolah anak usia dini yang mengembangkan minat dan bakat anak sesuai fase tumbuh kembang, Rumah Main Cikal di masa pandemi ini selalu mengajak orang tua untuk berkolaborasi mengisi waktu luang bersama anak-anak dengan  kegiatan menyenangkan dan bermakna, salah satunya adalah mendongeng.


Dongeng, Media Ajarkan Anak Usia Dini Hubungan Sebab-akibat 


Menurut Ahmad Fadhillah, salah satu pendidik inspiratif Rumah Main Cikal yang juga seorang pendongeng Indonesia, dongeng merupakan salah satu media alternatif yang dapat menyampaikan nilai dan praktik baik pada anak usia dini.


(Dongeng adalah salah satu kegiatan menyenangkan yang dilakukan di Rumah Main Cikal bersama para pendidik inspiratif dan kreatif. Doc. Rumah Main Cikal)


“Dongeng dapat dijadikan sebagai kegiatan alternatif juga saat di rumah. Dengan dongeng, orang tua dan anak akan membangun komunikasi, berbincang atau berdiskusi dengan anak. Selain itu, anak akan belajar menambah perbendaharaan kata, menambah pengetahuan akan ekspresi, dan sisi kognitif anak akan berkembang karena anak memahami hubungan sebab-akibat.” tutur Ahmad Fadhillah atau yang lebih akrab disapa Om Dida.


Tips Mendongeng dari Om Dida, Pendidik Rumah Main Cikal 


Sebagai salah satu pendidik Rumah Main Cikal yang dikenal seringkali membuat kegiatan yang “out of the box”, dan mendukung proses belajar secara personalisasi, Om Dida memberikan beberapa tips bagi orang tua untuk melakukan kegiatan mendongeng sebagai kegiatan alternatif menyenangkan bagi anak saat di rumah aja loh!

(Om Dida, salah satu pendidik Rumah Main Cikal yang juga aktif mengembangkan vlog pendidikan bertemakan Penjelajah Cilik dengan cara mendongeng. Doc.Vlog Om Dida)


Berikut tipsnya:

  1. Untuk memulai dongeng, orang tua perlu memperhatikan media pendukung kegiatan mendongeng. Kalau untuk anak usia dini, media paling efektif adalah menggunakan gambar atau boneka karena anak-anak membutuhkan benda yang terlihat.
  2. Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah Intonasi. Anak-anak usia dini senang sekali dengan perubahan intonasi yang diubah sesuai dengan karakter si tokoh. Kalau tokoh jahat suaranya berat atau rendah, suara cempreng, kakek-kakek, dan sebagainya
  3. Untuk memilih cerita, baiknya buatlah yang sudah ada alurnya dalam buku atau modifikasi, atau karang sesuai tujuan yang ingin disampaikan
  4. Waktu mendongeng. Bagi para orang tua, sebaiknya pilih waktu dongeng yang senggang.
  5. Terakhir, sesekali mencoba dongeng atau bercerita di depan orang banyak
Dalam praktek belajar daring di Rumah Main Cikal, para pendidik senang sekali menyisipkan kegiatan dongeng juga saat bersama dengan anak-anak usia dini dimulai dari usia 10 bulan hingga 4 tahun. 


Wah, menyenangkan sekali ya cerita dongeng dari Om Dida, Pendidik di Rumah Main Cikal! Apakah Papa dan Mama siap mencoba kegiatan mendongeng di rumah?


Ingin tahu keseruan om Dida mendongeng secara virtual? sila klik link berikut ya : Mendongeng Virtual Om Dida Rumah Main Cikal



ENROLL NOW