Dua Murid Sekolah Cikal Unjuk Bakat Wayang dan Bernyanyi

Durasi Waktu Baca : 4 Menit, 6 Detik



Jakarta, Sekolah Cikal.  Menemukan minat dan mengasah bakat terbaik anak untuk optimalisasi pengembangan diri dalam fase tumbuh kembangnya merupakan impian para orang tua dan menjadi langkah yang dilakukan oleh sekolah sebagai partner pendidikan orang tua. 


Sekolah Cikal yang dalam hal ini telah dikenal baik sebagai sekolah berbasis kompetensi yang menerapkan pendekatan personalisasi dalam kesehariannya pun melakukan hal tersebut dalam proses pengembangan diri anak terhadap minat dan bakatnya di sekolah. 


Salah satu langkah Sekolah Cikal dalam mengasah minat dan bakat terbaik anak pasca penemuannya adalah dengan memberikan tantangan bahkan dukungan untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan unjuk bakat seperti halnya ajang Children’s Talent Festival 2022, festival unjuk bakat kelas dunia dari berbagai sekolah di Indonesia,sebagai ruang ekspresi dan pengembangan minat, bakat, dan keunikan dari dua murid Cikal yakni Muhammad Bilal, murid kelas 5 SD Cikal Serpong, dan Tamima Pramundito, murid kelas 4 SD Cikal Lebak Bulus.



Penampilan Wayang Bilal dari SD Cikal Serpong 


Dalam sesi penampilan virtual Children’s Talent Festival, Muhammad Bilal yang dikenal sebagai Dalang Cilik Indonesia dan kini tengah mengeyam pendidikan di SD Cikal Serpong menampilkan pagelaran wayang, Gareng dan Cerita tentang Sekolah Daring dengan penggabungan bahasa Jawa dan bahasa Inggris. Di penampilan yang berdurasi 4 menit, Bilal menampilkan ceritanya dengan sangat baik. 


(Salah satu cuplikan penampilan Muhammad Bilal dari SD Cikal Serpong di Children’s Talent Fest. Dok. Penyelenggara)


Di penampilan tersebut, Bilal menggambarkan kondisi pandemi yang menghadirkan perubahan pembelajaran dari luring menjadi daring melalui tokoh-tokoh Wayang, baik itu Gatot Kaca, Garong, dan Petruk. Dilema kegiatan sekolah saat pandemi diceritakan dengan menyisipkan humor di sela-sela cerita yang penuh dengan pesan bermakna, yakni setiap orang mengalami fase transisi di masa pandemi, termasuk pelajar dengan proses belajar daring, kunci menyelesaikannya adalah dengan membangun komunikasi dengan guru atau pendidik apabila mengalami kesulitan atau tantangan belajar. 


Saksikan Penampilan Bilal melalui link berikut : bit.ly/Cikal-BilalTamima 


Baca juga : 




Penampilan Piano dan Bernyanyi Tamima dari SD Cikal Lebak Bulus


Selain Bilal yang mewakili Cikal, ada pula Tamima Pramundito, seorang penyanyi cilik yang kini duduk di kelas 4 SD Cikal Lebak Bulus menampilkan bakatnya di Seni Suara dan Seni Pertunjukkan Piano. Dengan karyanya yang berjudul “Good Vibes”, Tamima menampilkan karyanya dengan percaya diri dan tentunya dalam karya lagunya menyisipkan pesan sederhana yang mengingatkan kita semua sebagai pendengar akan pentingnya memiliki pikiran positif dalam diri.


(cuplikan penampilan Tamima Pramundito dari SD Cikal Lebak Bulus. Dok. Penyelenggara)


“It’s all about those good vibes, every future looks bright. When you get those good vibes, gonna catch those good… good vibes.” kutipan reff yang dinyanyikan oleh Tamima. 


Dalam kutipan lirik Reff tersebut, Tamima menekankan dalam karyanya pentingnya menjaga perspektif diri positif untuk membangun diri dan melanjutkan perjalanan mimpi untuk masa depan yang lebih baik. Penampilan yang berdurasi 3 menit itu memberikan kesan bahagia bagi para penontonnya. 


Saksikan penampilan Tamima melalui link berikut: bit.ly/Cikal-BilalTamima 





Dukungan Orang Tua Menjadi Kekuatan Terbesar dalam Optimalisasi Minat dan Bakat Anak 


Melihat penampilan karya Bilal dan Tamima yang luar biasa mewakili Sekolah Cikal, Elia Yovan Chandra, Program Manager Performing Arts (Music, Dance, Theater) Sekolah Cikal, mengapresiasi kedua murid Cikal yakni Bilal dan Tamima di Children’s Talent Fest. Baginya, dukungan keluarga dalam hal ini orang tua menjadi kunci keberhasilan optimalisasi minat bakat Bilal dan Tamima. 


“Bagiku, Bilal itu unik karena ia memiliki minat yang tinggi di bidang seni tradisional Wayang yang boleh jadi masih belum disukai banyak orang bahkan untuk usia anak-anak seusianya. Di sini, tentu pengembangan bakat Bilal ini tidak terlepas dari dukungan orang tuanya. Di lain sisi, Tamima, bagiku merupakan representasi anak yang berkarya sesuai dengan zamannya, tetap lagu anak, namun genrenya pop. Lagi-lagi, orang tua Tamima pun berperan kuat dalam mendukung pengembangan bakat Tamima.” ucap Yovan. 


Ia pun menambahkan bahwa dalam praktik keseharian di Sekolah, anak-anak dengan minat dan bakat yang unik seperti Bilal dan Tamima akan didukung melalui berbagai kegiatan dalam dan luar sekolah. 


“Kami di Sekolah Cikal senang sekali ada kegiatan yang diikuti oleh Bilal dan Tamima, karena bagi kami kegiatan festival tersebut menjadi ruang unjuk bakat, dan bukan tarung bakat. Anak-anak bebas untuk menampilkan apapun bakatnya, dan fokusnya bukan menang atau kalah, melainkan mengasah dan menceritakan bakat terbaik yang dimiliki oleh anak.” tambahnya.


Di akhir bercerita, Yovan pun menekankan pentingnya dukungan penuh orang tua akan pengembangan minat dan bakat anak sejak dini, sebagaimana Bilal dan Tamima.


“Bagiku keduanya, Bilal dan Tamima, menunjukkan bahwa apabila dari kecil sudah melihat bakat anak, mengenalinya bahkan melatihnya, tidak ada yang tidak bisa dicapai oleh anak-anak ini. Artinya apa, pengembangan bakat tersebut akan lebih optimal dan bakat anak akan terus berkembang.” tutupnya.(*)


Selamat atas semangat dan penampilan terbaik yang telah ditampilkan Bilal dan Tamima! Semoga akan menginspirasi berbagai pihak lebih luas lagi. Terus berkarya ya!




Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal bagi anak berkebutuhan khusus melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs (tim Customer Service Cikal)




Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber : Elia Yovan Chandra, Program Manager Performing Arts Sekolah Cikal

  •  Editor : Layla Ali Umar 

  • Penulis : Salsabila Fitriana

I'M INTERESTED