Mengenal Anak Secara Personal, TK Cikal Lebak Bulus Dampingi Pengembangan Aspek Sensoris

Durasi Waktu Baca : 3 Menit



Jakarta, Sekolah Cikal Lebak Bulus. Perkembangan kemampuan sensoris anak merupakan salah satu aspek perkembangan penting dari keterampilan dasar kehidupan anak untuk beradaptasi, belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan.


Sekolah Cikal, sebagai sekolah berbasis kompetensi yang menerapkan pendekatan personalisasi, meyakini bahwa kesiapan hidup anak untuk beradaptasi dengan tantangan kehidupan perlu dilatih sejak dini. Oleh karena itu, Sekolah Cikal menghadirkan program Sensory Profile sejak jenjang TK yang didampingi langsung oleh konselor anak dan homeroom, serta melibatkan orang tua. 


Program Sensory Profile di TK Cikal Lebak Bulus dalam hal ini dilakukan dengan pendampingan dari Psikolog Pendidikan dan Konselor anak secara langsung secara berkelanjutan, yakni bersama dengan  Diandra Thifaalya, M.Psi., Psikolog. Seperti apa gambaran Program Sensory Profile di TK Cikal Lebak Bulus? Simak penjelasannya di bawah ini.




Program Sensory Profile TK Cikal, Pahami Sensoris Anak Secara Personal

Diandra Thifaalya, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa di TK Cikal Lebak Bulus, program Sensory Profile menjadi sebuah program yang ditujukan untuk memperoleh gambaran yang lebih mendetail dan personal dari kemampuan anak-anak dalam merespons rangsangan sensoris dalam kesehariannya.


“Program Sensory profile merupakan program tahunan yang dilaksanakan oleh konselor TK Sekolah Cikal Lebak Bulus. Program ini bertujuan agar para konselor mendapatkan gambaran perkembangan aspek-aspek sensoris, kemampuan integrasi sensoris, serta memahami bagaimana anak memproses informasi serta merespons terhadap berbagai rangsang stimulus sensoris (visual, auditori, taktil, pengecapan, penciuman, vestibular,  proprioseptif) yang diterima dari lingkungannya.” ucapnya.


Ia juga menambahkan bahwa program ini akan menjadi panduan bagi konselor untuk memahami lebih dalam setiap anak di TK Cika, serta mengambil langkah pendampingan untuk optimalisasi pengembangan sensoris yang lebih personal untuk setiap anak di jenjang TK.


“Dengan mengetahui dan memperoleh gambaran profil sensoris anak, kita dapat lebih memahami pola respons perilaku, emosi, dan kemampuan adaptif yang ditunjukkan anak ketika menghadapi suatu situasi dalam kesehariannya.” jelasnya. 


Baca Juga : Pre-University Camp Sekolah Cikal 2026 Dampingi Murid Persiapkan Kemandirian Hidup





Gambaran Penerapan Program Sensory Profile di TK Cikal Lebak Bulus


Secara umum, terdapat 3 gambaran singkat beberapa penerapan program Sensory Profile di TK Cikal Lebak Bulus. Apa saja itu? Simak di bawah ini.

  1. Asesmen dan Evaluasi Profil Sensoris Murid TK


Sebagai psikolog pendidikan dan juga konselor anak, Diandra menyebutkan bahwa penerapannya dimulai dengan adanya asesmen dan evaluasi yang melibatkan peran homeroom teacher dari setiap murid jenjang TK.


“Program sensory profile yang dilaksanakan setiap tahun merupakan salah satu bentuk pendampingan yang diberikan oleh sekolah terhadap murid di TK. Dalam program Sensory Profile, homeroom teacher dan konselor melakukan evaluasi melalui observasi.” ucapnya.


Ia juga menuturkan bahwa program ini rutin berlangsung dalam kurun waktu 3 bulan, dari September hingga Desember setiap tahunnya untuk murid TK Cikal Lebak Bulus.


  1. Asesmen dan Evaluasi Profil Sensoris Anak untuk Orang Tua


Tak hanya itu, peranan para psikolog kolaborator dan orang tua juga penting dalam program ini. Ia menyebutkan bahwa orang tua juga mengikuti kegiatan asesmen mengenai profil sensoris anak dari perkembangannya di rumah.


“Selain itu, sekolah juga bekerja sama dengan rekan-rekan psikolog untuk melakukan asesmen. Proses asesmen pun juga melibatkan orang tua, sehingga tidak hanya memandang perkembangan di sekolah tetapi juga melihat perkembangan di rumah.“ ucapnya.


  1. Kegiatan Belajar Hands-on dan Kegiatan Sensory Play di Sekolah


Tak hanya asesmen dan evaluasi yang dijalankan pada anak, anak-anak juga mengikuti kegiatan belajar yang memberikan paparan pengalaman langsung dan permainan sensoris sebagai stimulasi konsisten untuk pengembangan profil sensoris anak.


“Kemudian, aktivitas belajar yang bersifat hands-on dan jadwal aktivitas sensory play yang rutin dilaksanakan di kelas juga merupakan salah satu cara pendampingan dari sekolah untuk memberikan stimulasi secara konsisten kepada anak-anak. Dengan mendapatkan gambaran yang menyeluruh mengenai profil sensoris anak, konselor, guru, dan orang tua akan bekerja sama untuk menyusun intervensi yang dapat membantu menstimulasi kebutuhan sensoris anak.” ucapnya. 


Baca Juga : 3 Strategi Sekolah Cikal Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual




Program Sensory Profile Optimalisasi Sensoris Anak Menuju SD


Diandra menjelaskan bahwa keberadaan program Sensory Profile di Sekolah Cikal secara umum dan khususnya di TK Cikal Lebak Bulus menjadi bukti nyata dari komitmen Sekolah Cikal untuk mengoptimalkan keterampilan dan kompetensi dasar anak untuk beradaptasi. 


“Perkembangan kemampuan sensoris merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting untuk diperhatikan pada anak, karena kemampuan sensoris merupakan keterampilan dasar yang perlu dimiliki oleh anak agar berhasil dalam beradaptasi, belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan.” tuturnya.


Tak hanya itu, keberadaan program ini juga menjadi cerminan dari upaya Cikal untuk mendukung kesiapan anak untuk bersekolah dari jenjang TK ke SD.


“Keterampilan sensoris yang berkembang dengan baik akan membantu meningkatkan kesiapan belajar, kemampuan regulasi emosi, mempertahankan fokus, serta kontrol yang lebih baik atas tindakan/perilaku. Jenjang TK merupakan golden age untuk mengembangkan keterampilan sensoris yang adaptif, sehingga dapat mendukung untuk membangun kesiapan sekolah ke jenjang berikutnya.” imbuhnya.(*)


Baca Juga : TK Cikal Surabaya Bangun Pembiasaan Bentuk Kesepakatan Kelas dalam Belajar dan Interaksi



Informasi Cikal Support Center


Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs 




Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber : Diandra Thifaalya, M.Psi., Psikolog, Psikolog Pendidikan & Konselor TK Cikal Lebak Bulus 

  • Editor : Layla Ali Umar 

  • Penulis : Salsabila Fitriana

I'M INTERESTED