Konser Musik Guru Cikal bertajuk #SekolahLawanCorona

Konser Musik Guru Cikal bertajuk #SekolahLawanCorona

Jakarta, 21 April 2020. Sebagai salah satu sekolah inovatif di Jakarta, Sekolah Cikal tidak pernah berhenti melakukan inovasi di tengah pandemi, dimulai dari adanya kolaborasi global dengan tiga negara saat pandemi, hingga menggalakkan semangat belajar dari rumah melalui konser musik #SekolahLawanCorona.

Kolaborasi Seadanya, Penyemangat Semuanya 

Terinspirasi dari kolaborasi musik para musisi tanah air di tengah pandemi Covid-19, guru-guru di Sekolah Cikal menggaungkan semangat menjalankan pembelajaran jarak jauh bagi para guru seluruh indonesia, orang tua dan juga murid-murid untuk tetap berdaya meski belajar dari rumah. 

“Kami terinspirasi oleh berbagai kolaborasi musik yang sekarang sedang terjadi di sosial media, kami berharap lagu ini jadi soundtrack komunitas sekolah yaitu guru, murid dan orang-tua, mengingat ini sangat terkait dengan kondisi saat ini, tentunya bisa menjadi semangat bahwa kita bisa lawan corona.” ujar Pima Aditya, selaku pengembang teknologi pembelajaran di Sekolah Cikal.

Kolaborasi musik #SekolahLawanCorona yang dibawakan oleh dua belas guru dari Sekolah Cikal ditampilkan secara live pada saat launching di hadapan seluruh komunitas Cikal melalui media Zoom, dan dipublikasikan di Youtube.

(Video #SekolahLawanCorona) 

Setiap Pihak Berperan Melawan Corona 

Berkaca dari lirik lagu #SekolahLawanCorona, “Jangan menyerah tetaplah semangat, Jangan menyerah lawan corona, Tetap semangat belajar bekerja Lawan corona kita pasti bisa” semua pihak (baik orang tua, guru, bahkan murid sekali pun) tentunya berperan serta dalam upaya melawan corona dengan tetap belajar atau bekerja dari rumah. 

“Menjaga keterlibatan atau hubungan satu sama lain dalam kondisi ini tentu menjadi penting. Caranya beragam dapat berupa kolaborasi-kolaborasi seru, yang bukan tugas atau pekerjaan, tapi bisa menaikkan semangat kita bekerja dan belajar. Komunikasi di antara satu sama lain ini menjadi hal yang perlu mengingat kita semuanya lagi kritis. Perlu penyemangat, perlu hal-hal seru dan menyenangkan lainnya yang kita buat dan bisa jadi karya.” jelas Pima Aditya, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Sekolah Cikal Cilandak. 

Dalam kondisi ini, bagi Pima, selaku wakil kepala sekolah bidang Kurikulum Sekolah Cikal Cilandak, juga menyatakan bahwa peranan guru dan orang tua jelas tidak mudah. Mengingat guru harus membuat program yang terus berdaya dan inovatif, sedangkan orang tua juga harus menjadi perpanjangan tangan guru di rumah. Oleh karena itu, kerjasama dari semua pihak sangat diperlukan untuk melawan Corona. (sfa)


I'M INTERESTED