Potret Personal Project Exhibition, Pameran Karya dan Asesmen Pembelajaran Kelas 1 SMA Sekolah Cikal Amri Setu 2023

Potret Personal Project Exhibition, Pameran Karya dan Asesmen Pembelajaran Kelas 1 SMA Sekolah Cikal Amri Setu 2023

Durasi Waktu Baca : 5 Menit




Jakarta, Sekolah Cikal Amri Setu.Menggerakkan pameran karya sebagai asesmen pembelajaran murid telah dilakukan oleh Sekolah Cikal sebagai pionir dari praktik baik tersebut. Setelah 3 tahun pandemi menggelar pameran personal project atau proyek personal murid bagi kelas 10 atau 1 SMA secara daring, tahun ini, Sekolah Cikal Amri Setu kembali menggelar pameran Personal Project secara luring pada 29 Maret 2023. 


Seperti apa cerita dan potret karya dan gagasan terbaik murid-murid kelas 1 SMA Cikal Amri Setu Jakarta Timur? Selengkapnya simak di bawah ini.

Personal Project Exhibition 2023, Dorong Murid Ekspresikan Minat dan Gagasan Unik Bermakna


Mengangkat tema Impactful Unleash of Expression, Mimin Sri Wahyuni, Ketua Pelaksana Personal Project Exhibition SMA Cikal Amri Setu Jakarta Timur mengungkapkan bahwa di tahun ini, Cikal berupaya untuk menghidupkan kembali momentum mengekspresikan diri dan minat para murid dengan tujuan akhir, memberdayakan atau memberikan makna pada masyarakat. 


“Alhamdulillah tahun ini kami dapat melakukannya secara offline. “Impactful Unleash of Expression” ditetapkan sebagai tema mengingat momentum yang dimiliki dalam mengekspresikan diri. Tahun ini, murid-murid memilih topik dan tujuan projek yang beragam dan unik.  Bahkan ada beberapa topik yang berawal dari ketertarikan mereka pada hal-hal baru karena kondisi yang mengharuskan belajar secara virtual selama kurang lebih 3 tahun belakangan. Para murid memanfaatkan momen yang ada untuk bisa ‘unleashing’ ide dan gagasan melalui sebuah karya yang ternyata juga memberikan kontribusi yang bermakna pada masyarakat. “ jelas Mimin. 


Baca juga : 5 Keunggulan Sekolah Cikal Amri Setu, Sekolah Swasta Nasional Akreditasi A yang Terotorisasi IBDP di Jakarta Timur




Karya-Karya Personal Project SMA Cikal Amri Setu, Sarana Aktualisasi Diri Murid sebagai manusia


Menampilkan 36 Karya dari para murid SMA Cikal Amri Setu, Mimin juga menyebutkan bahwa Personal Project tahun ini juga kembali menghadirkan karya-karya terbaik para murid kelas 10 SMA Cikal yang menyesuaikan minat tersendiri di berbagai bidang ilmu.


“Sesuai dengan namanya, Personal Project (PP), dan sesuai dengan arahan dari International Baccalaureate, projek ini memang harus didasarkan pada personal interest murid. Selain memang sudah menjadi salah satu kriteria penilaian projek, hal ini tentu saja dimaksudkan agar murid dapat mengaktualisasikan pemahaman mereka terhadap apa yang sudah dipelajari selama ini sesuai dengan karakter, minat dan proses belajar yang ingin dikembangkan murid melalui projek ini. PP merupakan salah satu kegiatan yang dari awal prosesnya sudah dilakukan secara personal.” tambah Mimin.


Head of School Cikal, Tari Sandjojo M.Psi, Psikolog, mengungkapkan bahwa dari semua proyek yang dibuat dan ditampilkan, para murid sejatinya berupaya untuk mendalami dan mengaktualisasikan dirinya sendiri melalui minatnya. 


“Senang sekali saya dapat membuka Personal Project Exhibition tahun ini, seluruh proyek yang hadir dari berbagai tema, bidang yang ditampilkan hari ini melalui tema besar “Impactful Unleash of Expression” pada dasarnya mendorong para murid, tidak hanya mempelajari bidang atau hal yang menjadi minat mereka, tetapi juga mempelajari atau mengaktualisasikan diri mereka sendiri sebagai manusia.” ungkap Tari. 


Baca juga : Masih Milih Jurusan Kuliah karena Gengsi? Coba Simak Tips Alumni Cikal Berikut Supaya Tidak Menyesal!






Potret Beberapa Karya Murid Kelas 10 SMA Cikal Amri Setu dalam Personal Project Exhibition

Personal Project Exhibition Sekolah Cikal Amri Setu tahun ini mengabadikan kembali berbagai gagasan-gagasan kreatif dan inovatif dari para murid SMA. Dari 36 karya unik, terlampir di bawah ini potret 4 karya murid di beberapa bidang, penasaran? Simak di bawah ini:

  • Self-Balancing Robot Karya Mayugra S. Izzati Abida (Year 10 Cikal Amri Setu)

Di bidang Science and Technology, Mayugra S. Izzati atau yang disapa Mayugra menghadirkan inovasi membuat Self-Balancing Robot yang ia tujukan untuk meningkatkan kemampuan programming dan mekaniknya. Memadukan Arduino Nano yang merupakan papan sirkuit pengembang robot, 


Mayugra berupaya untuk membuat dari dasar sebuah robot keseimbangan yang ia harapkan dapat menjadi sebuah inovasi yang dapat menopang barang, seperti telepon genggam, seperti halnya yang sudah mulai banyak dikembangkan di masa kini.


“Aku ingin membuat robot ini dari awal sekali. Tetapi, aku menyadari bahwa membuat robot dari awal itu penuh tantangan. Namun, setidaknya aku belajar memahami proses pembuatan robot lebih dalam lagi untuk mengasah kompetensiku di programming dan mekanik.” ucap Mayugra. 





  • Voices of the Unheard, Rucira Saaliha Maheswari (Year 10 Cikal Amri Setu)


Melalui karyanya di bidang social awareness dan juga personal health, Rucira Saaliha Maheswari atau yang akrab disapa Rucira berupaya mengabadikan kondisi masa kini tentang kesulitan remaja mengungkapkan kesulitannya, gangguan kesehatan mentalnya di keseharian. 


“Aku ingin menekankan pada pentingnya peduli akan kesehatan mental remaja, karena di masa kini banyak remaja yang masih belum bisa mengekspresikan perasaan mereka. Tujuanku di 3 lagu karyaku ini adalah menginformasikan ke publik bahwa remaja itu bisa mengalami gangguan kesehatan mental.” ceritanya. 


Ia juga mengungkapkan bahwa penting sekali bagi para remaja dapat melihat berbagai aktivitas yang lekat di keseharian mereka, seperti musik, olahraga, menulis, menjadi media untuk mengekspresikan gangguan kesehatan mental yang boleh jadi di rasakan dengan cara lebih positif. 



  • Kayla Puan Maharani, Alternative Cakes 

Pandemi memberikan gagasan dan ide inovatif kepada Kayla Puan Maharani atau yang hangat disapa Kayla. Ia mengembangkan proyek di bidang Art and Craft berupa alternative cakes atau kue alternatif yang dibentuk dari bahan-bahan makanan, misalnya ayam, tortillas, dan lainnya. 


Keunikan ini menjadi sebuah inovasi dan ide yang dibuat dengan ukuran keberhasilan pengembangan kemampuan memasak dan membuat kue yang kreatif dan bermakna bagi masyarakat. Kayla di saat pameran pun membawa kue yang terbuat dari Ayam Kaarage. Wah, unik, ya! 


Dari beberapa perwakilan karya murid, tentu hal tersebut merefleksikan betapa antusias dan bersemangat murid-murid mengeksplorasi hal yang menjadi minatnya dalam sebuah karya. Semoga murid-murid dapat melanjutkan proyek hebat mereka, ya! 




Informasi Customer Service Cikal 


Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs (tim Customer Service Cikal)




Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber : 

    • Mimin Sri Wahyuni, Ketua Pelaksana Personal Project Exhibition SMA Cikal Amri Setu Jakarta Timur

  • Editor : Layla Ali Umar 

  • Penulis : Salsabila Fitriana

I'M INTERESTED