Program Magang SMA Cikal 2026 Dorong Persiapan Perencanaan Studi Pendidikan Tinggi dan Karier Murid

Program Magang Murid SMA Cikal 2026

Durasi Waktu Baca : 6 Menit



Jakarta, Sekolah Cikal.Sekolah Cikal kembali menghadirkan program magang SMA yang dikhususkan untuk murid kelas 10 atau kelas 1 SMA pada Januari 2026. Sebanyak 172 murid SMA Cikal, yang terdiri atas 76 murid SMA Cikal Serpong, 50 murid SMA Cikal Lebak Bulus, 35 Murid SMA Cikal Amri Setu, dan 11 murid SMA Cikal Surabaya mengikuti program magang SMA yang berlangsung selama 2 minggu di berbagai perusahaan yang berkolaborasi dengan Sekolah Cikal dalam program magang SMA ini.


Program Magang SMA Cikal dalam hal ini telah menjadi salah satu program unggulan Sekolah Cikal yang ditujukan untuk mendukung para murid SMA sejak dini dapat mengenal, memahami, dan bahkan mempersiapkan karier yang diinginkan agar sejalan dengan pemilihan studi di perguruan tinggi.




(Program Magang SMA Cikal 2026 Dorong Persiapan Perencanaan Studi Pendidikan Tinggi. Dok.Cikal)



Di mana saja program magang murid SMA Cikal terlaksana tahun 2026 ini, bagaimana pandangan konselor dan cerita beberapa murid dari berbagai kampus SMA Cikal yang mengikuti program magang? Simak penjelasannya dari para konselor Ahli dan cerita dari beberapa perwakilan murid di bawah ini! 




Program Magang SMA, Fase Eksplorasi Awal Berkarier Murid


Ayunda Shabriani Tyara,M.Psi., Psikolog, Koordinator Magang dan Konselor SMA Cikal Lebak Bulus, menjelaskan bahwa program magang SMA Cikal di tahun 2026 ini adalah bentuk komitmen Sekolah Cikal untuk mendukung fase eksplorasi awal karier murid SMA Cikal.


“Sejak awal, Sekolah Cikal menyediakan program magang sebagai bagian dari komitmen untuk membekali anak dengan pengalaman nyata di luar kelas, terutama yang bersifat relevan dengan dunia kerja kedepannya. Program magang ini dilakukan di kelas 10 sebagai bagian dari mata pelajaran Career Exploration 10, yang bertujuan sebagai fase eksplorasi awal karier.” ujarnya. 




(Sekolah Cikal Menyediakan Program Magang bagi Murid SMA kelas 10. dok.Cikal)


Ia juga menambahkan bahwa proses belajar magang juga merupakan proses belajar yang memberdayakan berbagai konteks yang sejalan dengan Cara Cikal dan Cita-Cita Cikal agar murid dapat merefleksikan pengalamannya menjadi sebuah perencanaan pendidikan tinggi dan karier yang lebih matang.


“Program ini juga dirancang agar para murid mampu mengembangkan 15 kompetensi diri yang sejalan dengan filosofi 5 Stars Competencies Cikal. Di antaranya dalam menjaga keseimbangan antara tanggung jawab dan personal well-being (Balance), bekerjasama dalam tim (Cooperative), merefleksikan kekuatan dan area pengembangan diri (Reflective), serta kemandirian dan inisiatif dalam menyelesaikan tugas (Self-reliant). Melalui magang ini, murid kelas 10 berkesempatan menerapkan berbagai kompetensi tersebut dalam konteks kerja nyata, yang mana mereka dapat belajar bertanggung jawab, beradaptasi, bekerja secara profesional, serta merefleksikan pengalaman tersebut untuk merencanakan pendidikan dan karier yang lebih matang.” jelasnya.


Baca Juga : Sekolah Cikal Amri Setu Gelar Advance Leadership Training untuk STUCO dan Klub Pengembangan Diri



Tes Minat Bakat, Indikator Penempatan Magang Murid SMA Cikal

Yanitrasari Widyastuti, MProfCouns (Koordinator Program Magang SMA Cikal Amri Setu dan juga Konselor SMA Cikal Amri Setu) menjelaskan bahwa proses penempatan magang dari para murid SMA Cikal telah disesuaikan dengan minat, bakat, dan aspirasi murid, serta telah melalui sesi diskusi 3 arah yang melibatkan murid, konselor, dan orang tua.

“Penempatan magang disesuaikan dengan minat murid, namun tetap diposisikan sebagai ruang eksplorasi, bukan penentuan karier secara final. Prosesnya diawali dengan murid mengikuti tes minat dan bakat (Strong Interest Inventory). Hasil tes ini kemudian dibahas bersama dalam sesi diskusi yang melibatkan murid, konselor, dan orang tua, untuk membantu murid memahami gambaran minatnya, baik berdasarkan hasil asesmen maupun aspirasi pribadi yang ia miliki.” jelasnya.


Ia juga menambahkan bahwa konselor dalam hal ini memberikan pendampingan dan pengawasan yang berkelanjutan agar pengalaman magang ini menjadi pengalaman belajar yang holistik, relevan, dan bermakna.

“Berdasarkan proses tersebut, konselor melakukan pemetaan dan penempatan magang dengan mempertimbangkan dua hal utama, yaitu hasil tes minat dan bakat serta aspirasi murid. Sepanjang prosesnya, konselor, murid, dan orang tua bekerja sama secara berkelanjutan agar pengalaman magang yang dijalani dapat menjadi pengalaman belajar yang holistik, relevan, dan bermakna bagi murid selama periode internship.” jelasnya.

Baca Juga : Sekolah Cikal Amri Setu Siap Gelar "Family Fun Run 2026" di TMII



Cerita Pengalaman Magang dari Perwakilan Murid SMA Cikal


Terdapat 2 pengalaman magang dari Gwen, murid SMA Cika Amri Setu, dan Djenar, murid SMA Cikal Lebak Bulus yang menceritakan pengalamannya masing-masing magang di Visinema Studio Sinedu, Bidang Perfilman dan Industri Kreatif dan Nona Rara Batik, Bidang Bisnis Fesyen. 


Melakukan magang di bidang Industri Perfilman, Gwen menceritakan bahwa ia terlibat dalam proses kreatif dari pembuatan konten kreatif yang diperuntukkan bagi audiens publik.


“Selama internship, aku terlibat dalam banyak sekali kegiatan yang seru. Seperti belajar membuat konten instagram seperti post panduan menonton film, pengelolaan bank film, dan membuat artikel review film. Aku diberikan tugas/projek yang melatihku berpikir terstruktur, kreatif, dan memahami bagaimana konten film dikemas agar menarik dan informatif bagi audiens.” ucapnya. 


Selain Gwen, adapula Djenar yang berbagi cerita bahwa ia mengerjakan beberapa tugas dari berbagai divisi di dalam proses belajarnya di Bisnis Fesyen, antara lain, di bidang Merchandising, Branding, dan Marketing.


“Selama magang di Nona Rara Batik, saya dibagikan beberapa tugas-tugas kecil yang menunjukkan berbagai divisi dalam industri fashion, termasuk divisi merchandising, branding, dan marketing. Dalam merchandising, saya ditugaskan untuk mengkategorikan beberapa item pakaian ke dalam koleksi masing-masing dan identifikasi jenis pakaiannya. Sementara, dalam marketing dan branding, saya ditugaskan untuk desain story dan post instagram yang mempromosikan item-item back in stock.  Selain itu, saya ditugaskan untuk membikin 3 moodboard; untuk launching photoshoot koleksi baru dan inspirasi untuk postingan instagram masa depan.” jelasnya. 


Baca Juga : Arion, Tim Basket dan Dance SMA Cikal Serpong, Sukses Debut di DBL Regional Banten 2025




Refleksi dan Pengembangan Kompetensi Diri Murid


Gwen dan Djenar dalam hal ini menyadari bahwa proses magang SMA Cikal menjadi salah satu kesempatan yang penuh makna untuk memahami diri sendiri, memahami dunia profesional, serta mengembangkan potensi diri untuk perencanaan studi ke depannya. 


Bagi Gwen, program menjadi sarana untuk mengenali dunia kerja kreatif dan mengasah potensi dirinya. Ia bahkan menambahkan bahwa 15 kompetensi yang ditumbuhkan di Sekolah Cikal sangat berkaitan dengan kehidupan nyata yang ia jalani saat magang.


“Pelajaran hidup yang aku dapatkan di kegiatan magang adalah pentingnya ketelitian, komunikasi, dan tanggung jawab dalam bekerja di lingkungan profesional. Program internship SMA Cikal menurutku sangat bermanfaat karena memberi banyak manfaat tentang dunia kerja kreatif dan membantu aku memahami minat serta potensi diri. Menurutku, 15 Kompetensi Cikal sangat berkaitan dengan kehidupan nyata yang aku jalani selama magang di Visinema Studio.” ungkapnya.


Gwen menyadari bahwa ia berusaha keras melatih kemampuan menjadi pribadi mandiri, berpikiran kritis dan tanggung jawab yang sejalan dengan bagaimana Cikal ajarkan dan tumbuhkan dalam keseharian.


“Beberapa kompetensi yang paling aku latih selama magang antara lain mandiri, karena aku dituntut mengatur tugas dan tanggung jawab sendiri dalam pembuatan konten. Aku juga melatih berpikir kritis dan berwawasan, terutama saat menyusun konten panduan menonton film dan mengelola bank film agar informatif dan relevan untuk audiens.” tambahnya. 


Tak hanya Gwen, Djenar juga menyatakan bahwa program magang SMA Cikal membuatnya terdorong untuk melakukan refleksi lebih dalam mengenai perencanaan masa depannya, misalnya dalam pemilihan kelas IB, Universitas dan lainnya. Ia juga meyakini bahwa proses menjadi kunci dalam pengenalan masa depan dirinya.


“Saya bahwa saya tidak perlu memburu-buru diri, dan memang biasa kalau merasa bingung saat memilih jalan untuk masa depan, selama saya bahagia dengan pilihan saya. Magang ini memberikan saya kesempatan untuk merencanakan masa depan saya (pilihan kelas IB, universitas, dll). Selanjutnya, program ini membantukan saya mengerti keterampilan apa yang diperlukan dalam industri ini, lingkungan kerjanya seperti apa, tugas-tugasnya seperti apa, dan seberapa sibuk jadwalnya. Dengan informasi yang aku mendapat selama program magang Cikal, saya tau apa yang akan diharapkan dalam karier ini, dan saya bisa mempersiapkan diri untuk masa depan.” jelasnya. 


Ia juga menambahkan bahwa sebagai murid yang bersekolah di Sekolah Berbasis Kompetensi dan personalisasi seperti Cikal, Sekolah Cikal telah berupaya membantu setiap murid untuk siap hadapi kehidupan nyata.


“Menurut saya, Cikal memang membantu murid mengembangkan diri untuk kehidupan nyata, karena banyak bagian dari 15 kompetensi yang dipelajari di Cikal merupakan keahlian nyata yang diperlukan bukan hanya dalam lingkungan kerja, tetapi juga dalam jalanan menuju karier (SMA, IB, Universitas, dll). Saat magang, saya melatihkan berpikiran terbuka, komunikatif, berkomitmen, dan bekerjasama.” tambahnya.


Baca Juga : Ciptakan Aplikasi Menabung, 2 Murid SMA Cikal Surabaya Raih Juara Kompetisi Peneliti

Program Magang SMA Cikal Sarana Murid Siap Hidup

Mulia Mukminina, M.Psi., Psikolog. Konselor SMA Cikal Serpong dan Nerinda Rizky Firdaus, M.Si, Konselor SMA Cikal Surabaya menegaskan bahwa program Magang SMA Cikal merupakan sebuah media atau sarana yang akan membantu setiap murid sebagai individu untuk Thrive for Life atau berkembang di kehidupan.


Mulia Mukminina menuturkan bahwa para murid telah menyaksikan langsung tuntutan dunia kerja dan kehidupan nyata masa kini dan hal tersebut membuka kesadaran murid-murid untuk memahami pentingnya memiliki nilai, potensi, dan kualitas diri yang baik dalam mempersiapkan masa depan. 


“program magang ini adalah salah satu media praktikum yang relevan untuk anak-anak belajar langsung dari pengalaman hidup, bukan hanya sekedar dari teori di dalam kelas. Dengan melihat langsung bagaimana tuntutan dunia kerja masa kini, sedikit banyak dapat membuka kesadaran anak-anak tentang pentingnya memahami value, kualitas, dan potensi diri dalam mempersiapkan rencana karirnya kedepan.” tuturnya.


Nerinda Rizky pun menambahkan bahwa di Sekolah Cikal seluruh kampus di Indonesia, semua murid di SMA Cikal tidak hanya diupayakan untuk pintar secara akademik, tetapi dipersiapkan untuk siap menghadapi kerasnya tantangan kehidupan dan persoalan dunia nyata, salah satunya di dunia profesional.


Melalui magang, kami ingin murid Cikal tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga punya ketangguhan mental dan sosial untuk menghadapi persoalan dunia nyata dan tidak selalu bisa diprediksi. Internship ini adalah salah satu cara kami menyiapkan mereka untuk dunia nyata, bukan dengan menakuti, tapi dengan memberi mereka pengalaman langsung yang aman dan terarah.” imbuhnya.(*) 




Informasi Cikal Support Center


Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs 




Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber Konselor/Psikolog: 

    • Ayunda Shabriani Tyara,M.Psi., Psikolog, Koordinator Magang dan Konselor SMA Cikal Lebak Bulus

    • Yanitrasari Widyastuti, MProfCouns, Koordinator Program Magang SMA Cikal Amri Setu dan juga Konselor SMA Cikal Amri Setu

    • Mulia Mukminina, M.Psi., Psikolog, Koordinator Magang dan Konselor SMA Cikal Serpong 

    • Nerinda Rizky Firdaus, M.Si, Koordinator Program Magang SMA Cikal Surabaya dan Konselor SMA Cikal Surabaya 

  • Narasumber Murid Perwakilan:

    • Gwen, Murid Kelas 10 SMA Cikal Amri Setu

    • Djenar, Murid Kelas 10 SMA Cikal Lebak Bulus

  • Editor : Layla Ali Umar 

  • Penulis : Salsabila Fitriana


I'M INTERESTED