Muhammad Salman Farisyi Sukses Gelar Dua Pameran Internasionalnya di Jepang

Muhammad Salman Farisyi dari Sekolah Cikal Lebak Bulus dan Pendidikan Inklusi Cikal Lebak Bulus  Sukses Gelar Dua Pameran Internasionalnya di Jepang

Durasi Waktu Baca : 4 Menit


Jakarta, Sekolah Cikal Lebak Bulus. Muhammad Salman Farisyi, Seniman muda yang juga pelajar di kelas 9 SMP Cikal Lebak Bulus dan Pendidikan Inklusi Cikal Lebak Bulus, pada tahun 2023 sukses menghadirkan 2 pameran internasionalnya di Jepang pada Oktober dan Desember 2023.


Salman terpilih menjadi salah satu pelukis Indonesia yang dapat menunjukkan karyanya bunga sakura atau “Cherry Blossom” di artKYOTO, Jepang, dalam rangka memperingati hubungan bilateral Indonesia-Jepang dan juga mendapatkan undangan khusus untuk menunjukkan karyanya di Osaka Kansai Internasional Art Festival pada Desember 2023.  


(Muhammad Salman Farisyi pada tahun 2023 sukses menghadirkan 2 pameran internasionalnya di Jepang pada Oktober dan Desember 2023. Dok. msalmangallery)


Pujian, apresiasi dan antusiasme dari para penikmat seni internasional tak berhenti selama menyaksikan dan menikmati karya bunga sakura yang dilukis oleh Salman. Seperti apa cerita lengkapnya? simak ceritanya berikut ini!

Kilas Balik Singkat dan Cerita Terpilihnya Karya Salman Pameran di Jepang

Salman, sapaan hangatnya, hingga hari ini telah melahirkan lebih dari 100 karya lukisan bertemakan bunga Sakura dengan tagline “Sakura For All”, puluhan proyek pameran dan kerjasama produksi karya, dan juga telah menghadirkan pameran tunggal bertajuk “Blossoming Ability : A Solo Exhibition by Autism Spectrum Rising Star” pada tahun 2022. 


Pada tahun 2023, Salman semakin memperkuat identitasnya sebagai seniman muda yang berkarya atas bakat seninya dengan melangkah menuju pameran internasional pertama dan keduanya. 


(Salman menunjukkan kemampuannya sebagai seniman muda berbakat di 2 pameran internasional di Jepang. Dok. msalmangallery)


Menurut Sofwan, Ayahanda Salman, keikutsertaan Salman di Pameran ArtKyoto Jepang bermula dari informasi peluang pameran karya dari guru lukis Salman, kak Toto.  Salman dan keluarganya pun antusias ingin mencoba mengikuti seleksi hingga resmi terpilih menjadi salah satu seniman yang dapat menunjukkan karyanya di Jepang.


“Pada awalnya, kita diinfokan sama Pak Toto tentang pameran ARTKyoto. Semua anak-anak yang tergabung di Komunitas Outsider diinfokan dan ditawarkan siapa yang mau pameran di Jepang gitu.  Setelah itu, kami sampaikan ingin ikut serta, datanglah kuratornya/produser dari pameran tersebut untuk melihat karya Salman.” ungkapnya.



Setelah karya-karya Salman disimak oleh perwakilan ArtKyoto, Salman dan keluarganya pun diharapkan untuk mengisi formulir lengkap karya dan informasi galeri yang dikirimkan melalui surel. 


“Setelah melihat karya dan cerita Salman, mereka mengatakan dapat dicoba untuk ikut serta, mereka pun mengirimkan email ke kita untuk mengisi formulir data, foto karya, karena memang yang diundang (dapat ikutserta) itu galeri.” tambahnya.


Setelah menunggu beberapa waktu, Salman dan keluarga pun mendapatkan kabar bahwa Salman dan karyanya yang dinaungi oleh msalmangallery berhasil terpilih menjadi salah satu dari 25 galeri karya yang dapat menampilkan karya di artKYOTO 2023 yang berlangsung di Former Imperial Villa Nijo-jo Castle (Unesco World Heritage site) pada Oktober 2023.


Baca juga : 



Karya Salman di Jepang, Jadi Bagian dari Perayaan Diplomatik Indonesia-Jepang 


Setelah terpilih menjadi salah satu galeri yang menampilkan karya, Salman dan keluarganya pun mempersiapkan karya-karya yang akan dikirimkan ke artKYOTO. Salman dan keluarganya pun diinformasikan bahwa tema yang diangkat dalam pameran tersebut adalah perayaan diplomatik Indonesia-Jepang.


“artKYOTO itu ternyata di dalamnya terdapat tema memperingati hubungan Indonesia-Jepang.  Nah, pada saat itu, kebetulan sekali, di momen Playground of Mataram, Salman melukis bunga sakura dengan template Candi untuk pameran di sekolah. Jadilah kami masukkan lukisan Salman saat itu untuk artKyoto.” jelas Sofwan. 


(Karya Salman memadukan bunga sakura dan candi yang mewakili momen perayaan hubungan bilateral Indonesia-Jepang ke-65 tahun. Dok.msalmangallery)


Salman pun mengirimkan lukisan-lukisannya yang memadukan Candi dengan bunga sakura (Cherry Blossom) sebagai karya yang dipamerkan di Jepang dan menggambarkan dengan baik hubungan baik Indonesia dan jepang itu sendiri. 


“Kami menjelaskan bahwa makna lukisan Salman itu memadukan antara Cherry blossom yang  merupakan the national flower of Japan dan Candi merupakan salah satu national heritage dari Indonesia. Perpaduan itulah yang menggambarkan relationship between Indonesia and Jepang itu sendiri.” ucapnya. 


Tak disangka lukisan Salman pun mendapatkan apresiasi dan pujian dari banyak masyarakat Jepang yang menikmati dan menyaksikan karya Salman. Pujian dan penikmat karya Salman di Jepang antara lain, Bapak Daisaku Kadokawa, Walikota Kyoto, Bapak Yoshihisa Nakano, CEO ACAO Spa & Resort dan Representative Director Eastern Culture Foundation, Bapak Nobuaki Okamoto, Rektor Yokohama University of Art and Design. 


Baca juga : Muhammad Salman Farisyi Rilis Galeri dan Gelar Pameran Tunggal “Blossoming Ability”


Salman Diapresiasi sebagai Seniman Hebat dan Inspiratif di Kancah Internasional 


Saat ditanyakan perasaannya sudah dapat menampilkan karyanya di tingkat Internasional, Salman mengungkapkan bahwa ia sangat senang.


“Salman senang karena lukisannya dilihat banyak orang dan banyak yang foto di depan lukisan Salman dan juga foto dengan Salman.” ucap Salman.


Setelah memamerkan karyanya di Kyoto, Salman pun langsung mendapatkan undangan khusus untuk menampilkan karyanya di Osaka Kansai Internasional Art Festival. Tak hanya itu, karya-karya Salman di artKYOTO dibeli langsung oleh para penikmat seni, salah satunya Bapak Yoshihisa Nakano, CEO ACAO Spa & Resort, serta representative Director Eastern Culture Foundation yang akan memamerkan karya Salman di Bandara Narita, Jepang. 


(Salman dengan karyanya bunga sakura semakin dikenal dan diapresiasi sebagai seniman hebat dan inspiratif di tingkat Internasional. Dok.msalmangallery)



Dalam hal ini, Salman diapresiasi dan diakui secara utuh di tingkat internasional sebagai seorang seniman hebat dan inspiratif yang memiliki msalmangallery dengan karya-karyanya bunga sakura. Hal ini pun ditanggapi Salman dengan kebahagiaan.


“Salman Senang kalau bisa jadi contoh baik untuk teman-teman Salman. Semoga Abah, Mamah, Nenek, Om, Tante, Guru-Guru yang kenal sama Abang Salman Bangga sama Salman.” tutupnya dengan suka cita.


Kedua orang tua Salman, Sofwan dan Dina pun mengungkapkan rasa syukur bahwa Salman diapresiasi sebagai seorang seniman ulung yang berkarya, bukan lagi sebagai anak dengan kebutuhan khusus semata dan berharap Salman akan dapat selalu berkarya dengan bahagia dan menginspirasi sesama.(*)


Baca Juga : Cikal Resmi Dirikan Taman Baca di Kota Pekalongan dari Hasil Donasi Playground of Mataram 2023


Informasi Cikal Support Center 

Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : +62 811-1051-1178


Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber : 

    • Muhammad Salman Farisyi, Seniman Muda, Pemilik msalmangallery, dan Pelajar SMP Cikal Lebak Bulus dan Pendidikan Inklusi Cikal Lebak Bulus.

    • Sofwan Farisyi dan Dina Farisyi, Orang tua Salman 

  • Editor : Layla Ali Umar 

  • Penulis : Salsabila Fitriana

I'M INTERESTED