SD Cikal Lebak Bulus Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Jelajah Museum Betawi

SD Cikal Lebak Bulus Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Jelajah Museum Betawi

Durasi Waktu Baca : 3 Menit




Jakarta, SD Cikal Lebak Bulus.SD Cikal Lebak Bulus mengajak anak-anak dengan kebutuhan khusus di kelas 3, dari anak dengan autisme dan ADHD, menjelajahi museum betawi di Setu Babakan untuk belajar mengenai masa lalu, masa kini dan masa depan. 


Winda Greatta, Homeroom Pendidikan Inklusi Cikal kelas 3 SD Cikal Lebak Bulus, mengungkapkan bahwa Fieldtrip atau kunjungan lapangan ABK di kelas 3 SD Cikal Lebak Bulus ke Setu Babakan merupakan bagian bagian dari kegiatan pembelajaran integrated program yang menumbuhkan kompetensi berwawasan dalam diri anak dengan kebutuhan khusus. 


Apa manfaat dan pengaruhnya dari menjelajahi museum Betawi pada pengembangan diri ABK di jenjang SD Cikal Lebak Bulus? Selengkapnya berikut ini!



ABK Belajar Masa dan Cara Hidup Masyarakat

Sebagai Homeroom, Winda menjelaskan bahwa dalam kegiatan kunjungan lapangan ke Museum Betawi, anak-anak dengan kebutuhan khusus diajak untuk belajar memahami dan membandingkan masa (lalu, kini, mendatang), serta cara hidup masyarakat.

“Melalui pengalaman langsung, murid dengan kebutuhan khusus diajak “menelusuri perjalanan waktu” dengan mengamati bagaimana cara memasak dilakukan pada masa lalu menggunakan alat tradisional, membandingkannya dengan cara memasak pada masa kini yang lebih modern, serta mendiskusikan kemungkinan cara memasak pada masa depan yang semakin praktis dan berbasis teknologi.” ucapnya. 

Baca Juga : Latih Kelola Emosi dan Fokus, Murid Kebutuhan Khusus SD Cikal Lebak Bulus Unjuk Keterampilan Merawat Hewan




ABK Belajar Budaya Betawi 

Tak hanya belajar mengenai transisi masa waktu, dari masa lalu ke masa depan yang masih berlangsung, serta cara hidup masyarakat, Winda juga menyebutkan bahwa anak-anak dengan kebutuhan khusus juga dapat belajar kebudayaan Betawi secara menyenangkan dan langsung, dari makanan, hingga nilai-nilai budaya. 

“Kegiatan ini juga menjadi bentuk exposure terhadap budaya Jakarta, khususnya budaya Betawi, mulai dari pengenalan makanan tradisional seperti kerak telor, cara memasak khas, hingga nilai-nilai dan kebiasaan masyarakat setempat. Melalui pengamatan dan interaksi langsung di lingkungan budaya yang autentik, murid dengan kebutuhan khusus dapat mengenal dan memahami budaya Jakarta secara lebih nyata dan kontekstual.” ujarnya.

Baca Juga : Latih Tanggung Jawab dan Kemandirian, Murid Kebutuhan Khusus SD Cikal Lebak Bulus Bangun Rutinitas Merawat Tanaman


Bercerita Kembali, Refleksi Kunjungan Lapangan Bagi ABK 

Setelah selesai menjalankan field trip atau kunjungan lapangan, Winda menyebutkan bahwa anak-anak dengan kebutuhan khusus yang turut serta menjelajah ke Museum Betawi diajak untuk menceritakan kembali pengalamannya dan informasi yang didapatkan saat menjelajah.

“Setelah kegiatan fieldtrip berlangsung, terdapat refleksi yang diberikan. Anak-anak diminta menceritakan apa saja yang sudah ia lihat dan informasi apa yang mereka dapatkan. Anak-anak dapat menceritakan hal-hal baru yang menarik untuk mereka. Saat di sekolah, anak-anak juga diminta untuk membagikan kembali hal dan informasi mereka kepada teman-temannya.” tuturnya. 

Winda menuturkan bahwa dalam praktiknya sebagai pendidik yang mendampingi anak-anak dengan kebutuhan khusus, ia berharap bahwa pengembangan diri yang diasah di sekolah melalui berbagai kegiatan tidak hanya membuat ABK selesai dengan sekolahnya, melainkan siap menghadapi dunia yang lebih luas lagi di luar sana.

“Kami ingin melihat anak-anak  tumbuh menjadi individu yang tidak hanya 'selesai' dengan sekolahnya, tetapi siap menghadapi dunianya. Kami ingin Cikal menjadi anak-anak menemukan kekuatan di balik tantangan yang mereka miliki. Lalu, tumbuh dengan rasa percaya diri penuh dan memahami bahwa keunikan mereka bukanlah hambatan, melainkan identitas yang berharga. Kami berharap kemampuan yang diasah saat ini, sekecil apapun menjadi bekal mereka untuk ABK hidup mandiri.” imbuhnya.(*)

Baca Juga : Sekolah Cikal Salurkan Donasi Gerak Cepat Peduli Sumatra Melalui Komunitas Guru Belajar Nusantara




Informasi Cikal Support Center


Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs 




Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber : Winda Greatta, Homeroom Pendidikan Inklusi Cikal kelas 3 SD Cikal Lebak Bulus.

  • Editor : Layla Ali Umar 

  • Penulis : Salsabila Fitriana

I'M INTERESTED