Durasi waktu baca : 3 menit Surabaya, Sekolah Cikal Surabaya. Sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual yang menghubungkan pembelajaran di kelas dengan pengalaman di dunia nyata, murid SMA Cikal Surabaya menjalankan kunjungan belajar ke PT. Petrokimia Gresik. Novy Lailatuz Zulfa, Pendidik Mata Pelajaran Science SMA Cikal Surabaya, bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar berkunjung semata, tetapi juga sebagai bagian dari rangkaian proses belajar dari mengamati, berdialog tentang industri ekonomi, dan mengembangkan kompetensi diri murid. Seperti apa gambaran kegiatannya? Simak sebagai berikut! Baca Juga : Memahami Apa itu TKA, Penerapannya, dan Maknanya Bagi Murid di SMA Cikal Kunjungan ke PT. Petrokimia dimulai dengan town hall yang kesempatan bagi murid untuk memperluas wawasan mereka tentang bagaimana sebuah industri petrokimia berjalan. Para murid SMA Cikal Surabaya berkesempatan untuk belajar langsung mengenai struktur organisasi, proses bisnis, dan pembuatan pupuk berbasis Harber–Bosch Process. “Tim Human Resources dan Public Relations menjelaskan profil perusahaan, program-program yang dijalankan, proses operasional, hingga anak perusahaan dan fasilitas yang dimiliki PT Petrokimia kepada anak-anak. Sementara itu, tim Produksi memaparkan proses pembuatan pupuk amonia melalui Harber–Bosch Process, gambaran umum produksi pupuk, serta bagaimana penerapan safety license dan waste management di lini produksi.” jelas Novy. Damar, salah satu murid SMA Cikal Surabaya yang mengikuti kunjungan ini, menyampaikan bahwa mereka tidak hanya diajak untuk belajar dan mengamati proses kerja di sebuah industri, tetapi juga memahami hubungan antara materi yang diajarkan di kelas dan penerapan nyatanya (memberdayakan konteks dan memahami konsep). “Kami diberi tugas untuk mencari hubungan antara materi yang dipelajari dalam kelas dan penerapannya di dunia nyata, dan untuk mengetahui itu kami harus mengajukan pertanyaan cerdas.” lanjut Damar. Baca Juga : Belajar Struktur Pemerintahan, SD Cikal Surabaya Lakukan Studi Lapangan Ke Yogyakarta Selain town hall, murid SMA Cikal Surabaya melakukan plant tour, sebuah kegiatan kunjungan ke area operasional atau fasilitas produksi. Di kegiatan ini, para murid SMA Cikal Surabaya diajak untuk melihat langsung bagaimana proses produksi di Petrokimia berjalan. “Murid-Murid SMA Cikal Surabaya mengikuti plant tour menggunakan bus PT. Petrokimia Gresik. Karena pertimbangan paparan bahan kimia (chemical exposure), murid tidak diperkenankan turun dan melihat plant dari jarak terlalu dekat. Namun, selama perjalanan, fasilitator menjelaskan fungsi masing-masing plant, alur proses produksi, serta sistem kerja yang berlaku di lapangan.” ungkap Novy. Baca Juga : Murid SD Cikal Surabaya Belajar Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan ke Kampoeng Oase Ondomohen Surabaya Dalam sesi wawancara, Novy menceritakan bahwa kunjungan murid SMA Cikal Surabaya ke Petrokimia Gresik menjadi kesempatan eksplorasi pengembangan diri. Melalui observasi kunjungan, para murid dapat mengasah berbagai keterampilan, seperti berpikir kritis atau critical thinking, hingga komunikasi. “Di kunjungan ini, para murid membuat inquiry questions, sehingga mereka dapat melakukan tanya-jawab dengan para ahli produksi. Dari pertanyaan dan jawaban tersebut, mereka mampu menghimpun informasi tersebut dalam bentuk laporan. Mereka juga mengeksplorasi lebih dalam mengenai proses produksi dan mengajukan pertanyaan berkualitas saat melihat proses produksi.” kata Novy. Baca Juga : 3 Cara SMP dan SMA Cikal Surabaya Dampingi Murid Memilih Jurusan dan Studi Impian Damar, salah satu murid yang mengikuti kunjungan ke Petrokimia, menceritakan bahwa kegiatan ini mengembangkan beberapa Kompetensi 5 Bintang Cikal, seperti Caring (Peduli), Berwawasan (Applying Knowledge and Skills) dan Berpikir Kritis (Critically Thinking) Intelligent (Cerdas). Sebab menurutnya, ia dapat belajar cara menjaga lingkungan serta menambah wawasan mengenai industri Petrokimia. “Kompetensi pertama yang diterapkan adalah Caring, karena kami belajar tentang berbagai cara untuk melindungi lingkungan dan mencegah dampak negatif dari pupuk kimiawi. Kami harus peduli tentang lingkungan dan mencari solusi agar keseimbangan lingkungan tetap dijaga. Lalu, kompetensi Berpikir Kritis juga berkembang di sini, karena kami harus bersikap investigatif, dan akhir bertanya dan ingin tahu tentang teknologi dan prinsip yang diterapkan di Petrokimia Gresik.” imbuhnya.(*) Baca Juga : Dinar, Murid SMA Cikal Surabaya, Wakili Suara Alam Melalui Esai Lingkungan Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal Narasumber : Novy Lailatuz Zulfah, Damar, Murid SMA Cikal Surabaya Editor : Salsabila Fitriana Penulis : Rahma Yulia Belajar Lebih Dalam Mengenai Industri Petrokimia
Mengamati Proses Produksi Industri Melalui Plant Tour
Kunjungan Industri Jadi Ruang Eksplorasi Diri
Asah Kompetensi Peduli dan Berpikir Kritis
Informasi Cikal Support Center